Siswi SMK di Sampang Duel Rebutan Cowok

Diposting oleh Surabaya Post | 12 January 2011

SAMPANG – Demi memperebutkan seorang cowok yang sama-sama ditaksir, dua siswi diadu oleh dua gengnya. Adegan kekerasan itu terekam dalam sebuah video ponsel berdurasi 23 detik dan beredar luas di kalangan pelajar dan masyarakat di Sampang. Diduga siswi yang duel itu berasal SMAN 1 Kedungdung, Kab. Sampang.
Kedua siswi yang masih mengenakan pakaian seragam itu saling pukul dan menendang hingga berguling di tanah. Gengnya yang menyaksikan perkelahian itu menyoraki untuk member semangat.
Sadili (35), warga Jl Keramat, Kelurahan Karang Dalam, Kec. Kota Sampang, mengatakan rekaman gambar perkelahian dua siswi yang diduga pelajar SMAN I Kedundung, itu beredar sejak Minggu (9/1/2011) lalu dari salah satu temannya.
’’Sesuai rekaman video itu, diperkirakan perkelahian itu dilakukan di daerah wisata Waduk Kelampis, Desa Keramat, Kec. Kedungdung. Terlihat puluhan pelajar yang menyaksikan perkelahian berteriak menggunakan bahasa Madura,” ucap Sadili.
Sejumlah orangtua siswa resah karena hal itu bisa menjadi pemicu terjadinya perkelahian antara pelajar, khususnya mereka yang rebutan pacar. ’’Kami berharap petugas bisa bertindak cepat mengatasi persoalan ini. Jika beredar lebih luas lagi akan sangat berbahaya,’’ kata salah satu orang tua siswa, Haryati.
Pihak SMAN 1 Kedungdung tidak mengakui bahwa pelajar yang berkelahi dalam rekaman video itu adalah anak didiknya. Alasannya, seragam yang dipakai tidak memperlihatkan atribut sekolah setempat. Bahkan wajah yang ada dalam adegan itu tidak terlihat dengan jelas.
“Setelah kami amati adegan film itu, kami menyimpulkan bahwa itu bukan siswi SMAN I Kedundung. Tapi jika ternyata terbukti anak didik kami, kami tidak segan memberikan tindakan tegas. Kami akan berkoordinasi dengan para guru maupun wali murid untuk membuktikan kebenaran isu tersebut,” kata Ketua Komite Sekolah SMAN I Kedundung, Kun Hidayat, ditemui Selasa (11/1/2011).
Hal senada dikatakan Kepala Kesiswaan SMAN I Kedungdung, Rachmad. Tidak ada satu pun pelajar dalam adegan video yang menunjukkan atribut sekolahnya. Bila ada siswa yang bolos pasti selalu mengenakan pakaian seragam sekolah dengan dilengkapi atribut yang jelas. (rud)

By smp negeri 2 sampang Posted in BERITA Tagged