RAZIA HP DI SMP NEGERI 2 SAMPANG

SAMPANG Jumat (4/3/2011),  – Aparat kepolisian dari jajaran Polres Sampang,  Jawa Timur yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Supriyono,  melakukan razia handphone (HP) milik para siswa di wilayah itu. Razia handphone siswa oleh polisi ini dilakukan di berbagai sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Razia HP ini kami lakukan sebagai langkah antisipatif di kalangan siswa. Kasus pelecehan seksual hingga pemerkosaan selama ini marak di Kabupaten Sampang akibat sering nonton video porno di HP,” kata Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Supriyono.

Sebanyak 35 anggota polisi dari satuan Reserse dan Kriminal Polres Sampang diterjunkan melakukan razia HP para siswa di berbagai pendidikan di Kabupaten Sampang. Razia pertama kali dilakukan di SMA Negeri 1 Sampang. Petugas selanjutnya bergerak menuju SMP Negeri 2 dan lalu ke sejumlah sekolah lain yang ada di wilayah itu.

Satu per satu HP milik siswa diperiksa petugas. Namun, tidak satupun di antara handphone para siswa itu ditemukan menyimpan video porno dan gambar porno.

Di SMP Negeri 2 Sampang, polisi tidak menemukan satupun siswa yang membawa handphone karena pihak sekolah memang telah melarang para siswanya membawa handphone. Berdasarkan data di Mapolres Sampang dalam sebulan terahir ini, polisi telah menangani tiga kasus pelecehan seksual terdiri lima pelaku dan tiga korban. Yakni salah seorang murid TK, siswi kelas II SD, dan siswi SMP kelas III.

Selain melakukan razia, polisi juga sempat memberikan arahan di ruang kelas kepada para siswa agar tidak melihat adegan porno. “Jika adik-adik sering menonton video porno, selain berdosa dari hukum agama, itu juga dilarang oleh Undang-Undang,” kata Supriyono.

 

 

By smp negeri 2 sampang Posted in BERITA