Penyetaraan Kualitas Pendidikan

Demi meningkatkan kualitas pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di Asia Tenggara, negara-negara anggota ASEAN akan menyetarakan kualitas kurikulum, tenaga pengajar, dan ekstrakurikuler di masing-masing negara. Harapannya, setiap murid dari negara anggota ASEAN mana pun bisa langsung melanjutkan pendidikan ke negara anggota lain tanpa diragukan kualitasnya.

“Jika disepakati, murid Indonesia bisa langsung melanjutkan sekolah, misalnya ke Singapura, tanpa ragu,” kata Direktur Kerja Sama Fungsional ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Irmawan Emir Wismandar pada konferensi pers terkait ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) Council Meeting, 28-29 April 2011, Rabu lalu di Jakarta.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia harus memperbaiki kualitas pendidikannya. Menurut Kepala Sub Direktorat untuk Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Penerangan Kemlu Wisnu Edi Pratignyo, kualitas pendidikan di Indonesia tertinggal dibanding negara lain.

“Kami akan bahas dulu apa hambatan bagi murid kita untuk sekolah ke negara lain. Ini dibahas dalam rencana kerja 2011-2015,” ujarnya.

Selain sektor pendidikan, sidang ASCC tingkat menteri itu juga akan membahas isu-isu lain dalam lingkup sosial budaya, seperti kesehatan, lingkungan hidup, bencana alam, penyakit menular, hak perempuan dan anak, ketenagakerjaan, serta budaya. Semua isu tersebut akan disusun menjadi rencana aksi yang akan disepakati di tingkat kepala negara pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-18 di Jakarta, 4-8 Mei 2011. JAKARTA, KOMPAS.com –