INGIN NAIK KELAS HARUS BISA BACA AL QUR’AN


PAMEKASAN | SURYA – Seluruh siswa di Pamekasan, mulai dari SD hingga SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, kalau ingin naik kelas, harus bisa baca tulis Alquran dan praktik ibadah pokok. Aturan ini diterapkan mulai Februari 2011.

Bupati Pamekasan KH Khalilurrahman SH MSi, kepada Surya, Jumat (11/2), mengatakan, pihaknya telah mengirim surat edaran kepada seluruh kasek SD, SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta untuk menjadikan kemampuan baca tulis Alquran dan praktik ibadah pokok sebagai salah satu kriteria kenaikan kelas.

Menurut bupati, sekolah diberi kewenangan untuk menentukan kenaikan kelas lewat kompetensi baca tulis Alquran disertai peningkatan kriteria dari kelas terendah hingga tertinggi.

“Semua ini dilakukan untuk merealisasikan nilai gerakan pengembangan masyarakat Islami (Gerbang Salam), sekaligus Pamekasan sebagai ikon Kota Pendidikan,” kata Bupati.

Dikatakan, penyusunan program dan pelaksanaan latihan baca tulis Alquran dan praktik ibadah pokok diserahkan kepada pihak sekolah, apakah dalam kegiatan intra, ekstra, maupun kulikuler.

Kadindik Pamekasan Ahmad Hidayat saat ditemui di tempat terpisah mengatakan, program kemampuan baca tulis Alquran ini mulai diterapkan pada siswa minimal kelas VI SD.

Dikatakan, keharusan kemampuan baca tulis Alquran ini selain disampaikan kepada seluruh Kepala SD hingga SMA, juga kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan.

“Semua siswa yang naik kelas atau melanjutkan sekolah dari SD ke SMP atau SMP ke SMA dan SMK diwajibkan bisa membaca Alquran. Jika tidak bisa, kemungkinan untuk naik kelas dan melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi jangan diharap,” kata Hidayat.

Dikatakan, penguasaan ilmu alam dan beberapa ilmu lainnya bagi siswa belum dikatakan sempurna, kalau siswa tidak diimbangi dengan ilmu agama.

Kepala SMA Galis, Pamekasan, Tien Farihah menyambut baik penerapan kemampuan siswa baca tulis Alquran bagi siswa yang akan naik kelas, karena ini demi peningkatan ketakwaan.

Dikatakan, walau saat ini petunjuk teknis pelaksanaan belum ada, namun sekolahnya siap menerapkan. “Kami mendukung kebijakan ini,” kata Tien Farihah.

Ketua Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKKS) Pamekasan, Basyoir, juga mengaku sampai saat ini masih belum menerima surat edaran resmi dari Dindik. Namun ia mendukung program ini, karena merupakan salah satu upaya untuk memberantas buta aksara Alquran.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Kalam menyatakan, penerapan baca tulis Alquran ini hendaknya jangan sampai menimbulkan perbedaan rasa tidak adil terhadap siswa, karena di Pamekasan terdapat lembaga pendidikan SD dan SMP nonmuslim, yang di dalam lembaga nonmuslim itu juga banyak siswa muslimnya.

Sedang Sri Wahyuni, salah seorang wali murid SDN Jungcangcang V, Pamekasan, tidak merasa khawatir dengan aturan siswa harus mampu baca tulis Alquran. “Sebelum masuk SD, anak kami sudah bisa baca dan tulis Alquran,” kata Wahyuni.
ingin naik kelas

One comment on “INGIN NAIK KELAS HARUS BISA BACA AL QUR’AN

Tinggalkan sebuah Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s