Mendikbud: Juli 2014, Buku Gratis Sudah Harus Sampai ke Sekolah

03-03 Mendikbud Juli 2014, Buku Gratis Sudah Harus Sampai ke SekolahMAGELANG, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengklaim sudah melaksanakan persiapan matang untuk menerapkan Kurikulum 2013. Dia mengatakan, saat ini persiapan sudah memasuki tahap akhir. Sebanyak 245 juta buku gratis pun akan segera dibagikan ke seluruh Indonesia pada pertengahan Juli 2014.

”Buku sedang dicetak dan digandakan, sekarang sasaran pelatihan sedang kami mulai. Oleh karena itu, setelah proses ini selesai, maka akan langsung kami bagikan secara cuma-cuma,” ujar Nuh, seusai memberi kuliah umum di Universitas Tidar (Untidar) Kota Magelang, Jawa Tengah, Senin (2/6/2014).

Menurut Nuh, pembagian buku secara gratis mulai dari tingkat SD hingga SMA adalah langkah pertama pemerintah memperhatikan kualitas pendidikan di Indonesia. Dia menganggap kebijakan pembagian sebanyak 245 juta eksemplar buku di seluruh sekolah menjadi sejarah baru yang akan direalisasikan mulai tahun ini.

”Ini revolusi, belum pernah ada sejarah, buku sejak SD sampai SMA kita bagikan keseluruhannya secara cuma-cuma. Rencananya tahun ini kita bagikan, sebelum 14 Juli 2014 buku harus (sampai) ke sekolah,” ujar dia.

Selasa, 3 Juni 2014

Repro: edukasi.kompas.com

Hasil Survei Tentang Mekanisme BOS

A. Latar Belakang

Perubahan mekanisme penyaluran dana BOS pada tahun anggaran 2011 melalui dana transfer ke kabupaten/kota mengalami beberapa kendala di lapangan. Salah satu kendala yang saat ini dapat diukur adalah keterlambatan penyaluran dana BOS dari kas daerah ke sekolah. Dibandingkan dengan mekanisme penyaluran dana BOS periode tahun 2005-2010, dari sisi kecepatan penyaluran dana sampai sekolah, tahun 2011 jauh sangat lambat. BACA SELENGKAPNYA

Mekanisme Penyaluran BOS 2012 Dipastikan Berubah

Mekanisme penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2012 dipastikan akan berubah. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, seusai menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Jumat (7/10/2011), di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta. BACA SELENGKAPNYA

Presiden: Rakyat Miskin Berhak Sekolah

– Seiring dengan semakin membaiknya keuangan Negara, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan akses warga Negara terhadap pendidikan dan kesehatan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, demi keadilan yang makin luas, pemerintah memberikan perhatian ekstra kepada masyarakat berpendapatan rendah. SELENGKAPNYA

Mekanisme Baru Penyaluran Dana BOS

Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun depan akan menggunakan mekanisme baru. Meski begitu, untuk merealisasikan mekanisme baru tersebut masih harus menunggu persetujuan dari Wakil Presiden, Boediono, selaku ketua Komite Pendidikan Nasional. SELENGKAPNYA